YUK, INTIP MENU SAJIAN IDUL FITRI YANG MENYEHATKAN!

6 bulan yang lalu

Apakah kamu memiliki menu lebaran favorit? Opor ayam, rendang, sambal goreng ati dan kentang adalah beberapa menu sajian lebaran yang tersedia di setiap rumah. Belum lagi aneka jajanan seperti nastar, kaastengel dan beragam menu lain yang lezat tapi juga menjadi tidak sehat jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.


Setelah sebulan berpuasa, biasanya menjadi kalap mata jika melihat sajian yang beragam tersebut. Padahal menu lebaran umumnya bersantan, manis dan berkolesterol tinggi. Jika tidak menjaga pola makan, bahaya penyakit bakal mengintai. 


  • Buah dan sayuran

Buah dan sayuran adalah sajian sehat yang kerap dilupakan ketika Idul Fitri tiba. Sajikan buah potong sebagai pengganti dessert kue atau puding. Sajikan menu sayuran seperti gado-gado siram, asinan sayuran sebagai pengganti sayuran berkuah santan.


  • Memilih daging rendah lemak

Pilih daging rendah lemak yang lebih menyehatkan. Seperti daging ayam bagian dada, memiliki kandungan lemak lebih rendah dibanding paha dan kulit. Sementara untuk daging sapi, pilih bagian yang berasal dari punggung sapi atau lebih dikenal dengan sebutan sirloin.


  • Membatasi penggunaan santan

Tidak pas rasanya jika lebaran tidak ditemani opor ayam dan kawan-kawannya. Kamu dapat berkreasi dengan menggunakan susu skim sebagai pengganti santan atau menggunakan santan yang encer untuk mengurangi konsumsi makanan bersantan di saat lebaran.



  • Hindari makanan dan minuman yang mengandung pemanis

Minuman dengan tambahan gula buatan cenderung meningkatkan kadar gula dalam darah. Hal ini, akan membuat badan lebih cepat lemas karena kadar gula darah yang tidak stabil.

Belum lagi kue-kue baik kering maupun basah, puding, dan permen yang biasanya tersedia juga mengandung gula. Jika tidak dihindari, banyak sekali gula yang akan masuk ke tubuhmu.


  • Minum air putih

Batasi konsumsi minuman manis, dan perbanyak minum air putih. Di samping lebih menyehatkan dibanding minuman manis, air putih juga bermanfaat untuk menormalkan kadar glikogen dalam darah yang biasanya meningkat setelah 30 hari berpuasa.

Kamu juga dapat berkreasi untuk menyajikan menu lebaran yang berbeda misal: rawon dengan daging tanpa lemak, soto ayam, ayam bakar, sate ayam atau menu lain yang rendah kalori dan kolesterol. Meskipun tanpa santan, alternatif menu tersebut juga pas disajikan untuk merayakan lebaran bersama keluarga dan kerabat.

Namun, jika tidak dapat menghindar dari menu lebaran yang tinggi kalori dan kolesterol, kamu tetap bisa mengonsumsi makanan tersebut tanpa khawatir. Caranya, kurangi posinya dan imbangi dengan berbagai makanan yang bisa memperlambat penyerapan kolesterol pada tubuh. Atur porsi makanmu, lebih baik porsi kecil dan berjeda waktu. Dan yang penting jangan lupa juga rutin berolahraga selama dan sesudah lebaran secara konsisten. Selamat Idul Fitri dan selamat berkumpul bersama keluarga!