PENTINGNYA VAKSINASI HPV BAGI REMAJA PEREMPUAN

3 bulan yang lalu

Tahukah kamu apa itu vaksinasi HPV? Vaksin HPV adalah vaksin untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh virus HPV seperti kanker serviks, kanker penis, kanker anus, kanker tenggorokan, dan kutil kelamin. Saat ini, pemberian vaksin HPV di Indonesia disarankan pada remaja perempuan mulai dari usia 10 tahun ke atas sedangkan di luar negeri vaksinasi HPV juga disarankan untuk remaja laki-laki.

Banyak orang beranggapan bahwa vaksinasi HPV pada anak-anak tidak perlu diberikan karena pada usia tersebut hubungan seksual belum dilakukan. Namun, sebenarnya vaksin HPV justru harus diberikan sebelum seseorang berhubungan seksual. Akan terlambat jika vaksin HPV baru diberikan saat seseorang sudah melakukan hubungan seksual, karena bisa saja orang tersebut sudah terinfeksi HPV.

Salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus HPV adalah kanker serviks yakni kanker yang tumbuh pada sel-sel di leher rahim. Kanker ini umumnya berkembang perlahan dan baru menunjukkan gejala ketika sudah memasuki stadium lanjut. Di Indonesia, kanker serviks menempati peringkat kedua setelah kanker payudara sebagai jenis kanker yang paling banyak terjadi dari seluruh kasus kanker pada tahun 2020.

Siapa saja yang perlu mendapatkan vaksinasi HPV? Vaksin HPV idealnya diberikan kepada remaja atau orang dewasa muda yang belum pernah mendapatkan vaksin HPV sebelumnya dan belum aktif secara seksual. 

Bagaimana dengan dosisnya? Dosis vaksin HPV untuk anak usia di bawah 15 tahun diberikan sebanyak 2 kali, dengan jarak dosis kedua adalah 6–12 bulan setelah dosis pertama. Sementara untuk remaja dan dewasa muda berusia 15–26 tahun, diberikan 3 kali suntikan vaksin HPV dalam periode 6 bulan.

Efek samping dari vaksin HPV masih dalam kategori aman. Beberapa efek samping dari vaksin kanker serviks ini adalah:


  • Nyeri dan bengkak pada bekas suntikan
  • Demam ringan
  • Pusing atau sakit kepala
  • Mual
  • Badan terasa lebih lelah
  • Nyeri otot atau sendi


Vaksinasi HPV penting diperoleh untuk mencegah penyakit kanker serviks dan kutil kelamin yang merupakan beberapa jenis kondisi medis akibat infeksi virus HPV. Pemerintah Indonesia melalui Menteri Kesehatan memberikan kepastian bahwa vaksin HPV akan mulai diberikan secara gratis sebagai tindakan preventif dari Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat.

Sebagai tahap pertama pemberian vaksin kanker serviks ini, akan diberikan sebanyak dua kali atau dua dosis kepada anak perempuan 9-13 tahun yang dalam pendidikan sekolah dasar kelas 5 dan 6. Alasan mengapa diberikan kepada usia anak-anak, karena vaksin tersebut akan lebih efektif bekerja ketika belum menstruasi dan belum melakukan kontak atau hubungan seksual.

Sudahkah kamu dan buah hati tercinta mendapatkan vaksin HPV?