SIAPA SAJAKAH YANG PERLU MENDAPATKAN VAKSINASI DENGUE?

1 bulan yang lalu

Demam berdarah disebabkan oleh virus yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Demam berdarah biasanya terjadi pada masa pancaroba dan paling sering terjadi di kawasan pemukiman di kota-kota. Nyamuk demam berdarah kebanyakan menggigit di siang hari dan umumnya penderita memiliki gejala seperti ini:


• Demam tinggi

• Bintik atau ruam merah pada kulit

• Batuk-batuk

• Badan lemas, mual, kurang nafsu makan

• Nyeri di belakang mata dan persendian, nyeri punggung dan sakit kepala


Pengobatan penyakit ini tergolong sederhana. Yakni penderita harus banyak istirahat, minum banyak cairan, menjaga ion tubuh, minum paracetamol untuk menurunkan demam, tidak diperbolehkan mengonsumsi aspirin atau obat pereda nyeri karena dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko pendarahan internal. Jika hal tersebut dilakukan, penderita akan menunjukkan tanda pulih dalam waktu 2-5 hari. 


Meski demikian, demam dengue bisa berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius yang dapat menyebabkan kematian akibat perdarahan hebat. Hal seperti ini biasanya dialami oleh orang yang sistem kekebalan tubuhnya tidak mampu melawan demam dengue yang diderita atau orang tersebut sudah pernah terkena demam dengue sebelumnya. Oleh sebab itu jika mengalami gejala-gejala seperti tersebut di atas, sebaiknya segera konsultasi ke dokter supaya terhindar dari resiko yang membahayakan.


Pernahkah kamu mendengar tentang vaksinasi dengue? Vaksinasi dengue adalah vaksin yang mampu mengurangi risiko seorang anak terkena infeksi dengue yang berat. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipahami:

  1. Tidak ada waktu pemberian tertentu
  2. Usia anak minimal 9 tahun
  3. Pemberian vaksin DBD perlu dengan catatan penting, yaitu hanya untuk anak yang sudah pernah terinfeksi virus dengue atau mengalami DBD.
  4. Pemberian vaksinasi pada anak yang belum pernah terinfeksi akan memberikan efek yang lebih parah jika nantinya anak terinfeksi


Vaksinasi dengue tidak dapat mencegah seseorang terinfeksi virus dengue, oleh karenanya diperlukan tindakan nyata untuk terhindar dari gigitan nyamuk Aedes aegypti. Dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, pencegahan DBD dapat dilakukan melalui PSN 3M Plus. PSN adalah sebuah gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M Plus yaitu:

  • Menguras

Rutin menguras dan membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember.


  • Menutup

Menutup tempat penampungan air, mengubur barang-barang rongsokan yang berpotensi menjadi tempat bersarangnya nyamuk.



  • Memanfaatkan kembali limbah

Mendaur ulang barang-barang rongsokan menjadi sesuatu yang bermanfaat supaya tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk.


Selain 3M tersebut, memasang kawat kasa pada ventilasi, menanam tanaman pengusir nyamuk adalah beberapa contoh Plus yang dapat kamu lakukan sebagai upaya pencegahan terhindar dari gigitan nyamuk.


Vaksinasi dengue tidak dapat melindungimu dari gigitan nyamuk Aedes aegypti. Lakukan PSN 3M Plus di rumah dan lingkungan sekitarmu secara rutin supaya terhindar dari infeksi virus dengue!