Update

Tingkatkan Peluang Pegolf Tanah Air Berlaga di Olimpiade 2020, Combiphar Players Championship 2019 Kembali Digelar

Jakarta, Indonesia Combiphar, perusahaan lokal consumer healthcare terdepan di Indonesia, kembali menghadirkan turnamen Players Championship untuk kali keempat di Asian Development Tour (ADT). Combiphar Players Championship akan diselenggarakan di Parahyangan Golf, Kota Parahyangan, Bandung pada 24 – 27 September 2019 dengan total hadiah sebesar US$100,000.

 

Menjadi salah satu turnamen terbesar dalam kalender musim ini, Combiphar Players Championship merupakan ajang penting dalam perburuan gelar Order of Merit ADT serta kartu Asian Tour 2020 bagi tujuh pemain golf teratas pada money list. Sebanyak 144 peserta akan berpartisipasi dalam Combiphar Players Championship 2019, yang terdiri dari 80 pemain golf ADT dari 20 negara, 50 pemain golf dari Professional Golf Association Tour of Indonesia dan 14 pemain golf undangan.

 

Michael Wanandi, Presiden Direktur Combiphar, mengatakan, “Kami sangat bangga dan senang dapat kembali bekerja sama dengan Asian Development Tour pada penyelenggaraan turnamen ini. Kami yakin bahwa Combiphar Players Championship dapat semakin mengukuhkan komitmen perusahaan, Championing a Healthy Tomorrow, dalam menginspirasi masyarakat Indonesia mengimplementasikan gaya hidup yang sehat dan aktif untuk membantu menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat.”

 

Selain memberikan pengalaman berkompetisi dengan pegolf internasional di tanah air, Combiphar Players Championship juga diharapakan dapat membantu pegolf profesional Indonesia meningkatkan peringkat Official World Golf Ranking (OWGR). “Lebih lanjut, turnamen golf berskala internasional yang telah memasuki tahun keempat ini diharapkan dapat menjadi sarana memperlebar peluang pegolf Indonesia mendulang poin dan meningkatkan peringkat internasional. Dengan demikian, mereka dapat turut berkompetisi dalam ajang Olimpiade 2020 dan mengharumkan nama bangsa,” lanjut Michael.

 

Cho Minn Thant, Komisaris dan CEO Asian Tour, mengapresiasi dukungan dan komitmen luar biasa dari Combiphar. “Atas nama seluruh pemain Asian Development Tour, kami dengan senang hati menyambut kembalinya Combiphar Players Championship dalam jadwal ADT. Menjadi ajang yang bergengsi bagi para pemain, kami berharap turnamen ini dapat memberikan pengalaman golf yang berharga sekaligus menjadi wadah bagi para pegolf profesional untuk mengasah keterampilan mereka. Sekali lagi, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Combiphar yang kembali menjadi sponsor utama dalam salah satu turnamen golf paling bergengsi.”

 

Jika selama dua tahun sebelumnya Combiphar Players Championship digelar di Bali, kali ini, turnamen tahun ini akan digelar di lanpangan golf hasil karya Bob Moore dari JMP Golf Design Group, di Kota Baru Parahyangan, Bandung. “Perpindahan penyelenggaraan Combiphar Players Championship ke lokasi baru menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sejumlah lapangan golf yang memenuhi standar intersional yang mampu mendukung pengembangan bagi pemain lokal menuju panggung internasional. Perpindahan lapangan diharapkan dapat memberikan tantangan yang lebih kompetitif sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta turnamen ini,” imbuh Cho menanggapi perpindahan lokasi Combiphar Players Championship.

 

Berita Terkait
OBH Combi Anak Meraih Top Brand for Kids 2019

Jakarta, 24 Mei 2019 - Mengikuti jejak OBH Combi Dewasa sebelumnya yang telah memperoleh Top Brand 2019 beberapa waktu lalu, OBH Combi Anak turut meraih penghargaan Top Brand for Kids 2019 untuk kategori Obat Batuk Anak.

Ajang penghargaan ini diadakan oleh Frontiers Consulting Group dan Majalah Marketing. Penghargaan diterima oleh Senior Brand Manager OBH Combi, Anastasia Desy DS pada tanggal 24 Mei 2019, di Hotel Mulia Jakarta..

Penghargaan ini menunjukkan bahwa OBH Combi tidak hanya mengambil hati target market atau segmen dewasa, namun juga membuktikan eksistensinya dengan mengambil hati target market ibu-ibu dalam memilih dan memberikan obat batuk bagi buah hati mereka

Paramater yang digunakan untuk mengukur kekuatan suatu merek pada penghargaan Top Brand ini disebut dengan TOP Brand Index (TBI), yang terdiri dari: Mind Share, Market Share, dan Commitment Share. Metode riset dilakukan dengan wawancara langsung kepada 12.000 responden di 15 kota. Dan OBH Combi Anak berhasil memperoleh score TBI cukup besar, yaitu 22.4%. Hal ini menandakan bahwa OBH Combi Anak merupakan merek yang sudah sangat dikenal oleh konsumennya, banyak dibeli oleh konsumennya, serta memperoleh loyalitas dari seluruh konsumennya.

Kebanggaan ini tentunya tidak akan berhenti sampai di sini saja. Justru menjadi pemicu bagi OBH Combi Anak agar senantiasa menjadi pilihan ibu-ibu Indonesia untuk obat batuk bagi buah hati mereka, dan menjadikan OBH Combi Anak sebagai Satu Solusi Sehangat Cinta Alami Ibu.

Berita Terkait
Combiphar Raih Posisi No. 2 dalam "Indonesia Most Reputable Healthcare Brand 2015"
Pemberkatan dan Peresmian Kantor Baru
Combiphar Maksimalkan Potensi Lari dan Semangat Berkompetisi Remaja melalui Program Intensif Bootcamp Combi Run Academy 2019

Bogor, 23 Maret 2019 – Indonesia memiliki prevalensi cukup tinggi terhadap sindrom metabolik, yaitu kumpulan faktor risiko kesehatan yang bila tidak segera ditangani bisa berakibat fatal, seperti peningkatan tekanan darah, kadar gula darah tinggi, lemak berlebih di sekitar pinggang, serta rendahnya DHL atau kolesterol “baik”. Pubertas menjadi periode rawan munculnya sindrom ini. Combiphar, perusahaan lokal consumer healthcare terdepan di Indonesia, menyadari pentingnya penerapan pola hidup sehat sejak dini guna membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, termasuk di dalamnya untuk melawan sindrom metabolik pada remaja. Menegaskan konsistensi dalam menjalankan program edukasi lari remaja: Combi Run Academy (CRA), Combiphar menggagas pelatihan intensif yang berfokus pada pematangan materi dan teknik berlari (running bootcamp), dan menumbuhkan semangat berkompetisi bagi para pelajar setingkat SMA. Lari secara benar dan rutin, didukung pola asupan yang sehat, efektif mengantisipasi timbulnya sindrom metabolik.

“Krusialnya usia remaja dalam membentuk generasi Indonesia yang lebih sehat, mendorong Combiphar untuk terus konsisten menjalankan beragam inisiatif yang menyasar kalangan muda. Menegaskan komitmen Championing a Healthy Tomorrow, Combi Run Academy menjadi salah satu upaya nyata Combiphar dalam merangkul anak-anak muda Indonesia untuk semakin peduli pada kesehatan diri melalui olahraga lari. Pada penyelenggaraan di tahun kedua ini, pelaksanaan CRA kami fokuskan pada pelatihan intensif seputar teori dan praktik lari agar siswa-siswi SMA peserta mendapatkan manfaat optimal dari olahraga ini, salah satunya untuk menghindari ancaman sindrom metabolik,” ujar B. Dewinta Hutagaol, Division Head of Corporate Communications & Community Development Combiphar.  

Prevalensi sindrom metabolik di Indonesia mencapai 23 persen. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menggambarkan beberapa kondisi kesehatan yang terkait sindrom ini; antara lain proporsi obesitas usia dewasa yang meningkat dari 14,8% (Riskesdas 2013) menjadi 21,8%, prevalensi hipertensi dari 25,8% naik ke 34,1%, dan peningkatan prevalensi diabetes melitus dari 6,9% menjadi 8,5%. Gaya hidup sedentary (tidak aktif/malas bergerak) dan konsumsi asupan tak sehat berandil besar. Terbukti, 33,5% penduduk Indonesia ternyata belum cukup beraktivitas fisik, sementara 95% masing kurang mengonsumsi sayur dan buah (Riskesdas 2018). Temuan lain bahkan menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara kedua di Asia Pasifik yang paling menggemari camilan; serta mayoritas lebih memilih keripik, biskuit, roti atau kue, ketimbang kudapan sehat.

Dengan beragam keadaan tersebut, sindrom metabolik bisa semakin berpotensi mengancam masyarakat Indonesia - tak terkecuali kepada kalangan remaja. “Pada masa pubertas, tubuh mengalami perubahan hormon secara pesat yang dapat mempengaruhi kemunculan sindrom metabolik. Bila tak segera disadari, dampaknya bisa membawa perubahan besar dalam tubuh. Tranformasi gaya hidup yang signifikan, yaitu cukup beraktivitas fisik dan mengonsumsi makanan sehat secara teratur, perlu segera diaplikasikan guna menghindari sindrom metabolik pada remaja. Lari menjadi salah satu kegiatan fisik yang direkomendasikan bagi kalangan usia muda untuk menjaga keseimbangan metabolisme tubuh,” jelas dr. Sandi Perutama Gani, Medical Expert Combiphar. Perubahan besar yang bisa terjadi dalam tubuh remaja bila penanda sindrom metabolik tidak segera ditangani antara lain pengerasan pembuluh arteri (Arteriosclerosis), penurunan fungsi ginjal, bahkan resistensi inslusin – yaitu ketika sel tubuh tidak dapat mengolah gula darah dengan sempurna.

Karena itu, untuk semakin menguatkan pentingnya manfaat lari, Combiphar merangkai program edukasi CRA dengan sesi pelatihan intensif yang berfokus pada pematangan materi dan teknik berlari  bagi para peserta. Pelatihan ini dikemas dalam format running bootcamp yang menarik dan komprehensif. Dilangsungkan selama dua hari satu malam di Bogor, enam puluh siswa-siswi dan 15 guru dari 15 sekolah setingkat SMA di Jakarta dan sekitarnya berkumpul bersama untuk mendapatkan pembelajaran langsung dari IndoRunners, komunitas penggemar olahraga lari independen terbesar Indonesia, yang menjadi mitra Combiphar menjalankan CRA.

Bootcamp menjadi pembeda CRA 2019 dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Tak hanya penajaman praktik berlari, peserta juga menerima pengayaan materi pendukung seperti pengaplikasian pola asupan yang tepat dan perilaku sehat lain dalam keseharian. Di samping itu, siswa-siswi peserta juga kan mendapatkan pembekalan social media training agar para peserta terlibat aktif meneruskan ilmu dan pengalaman yang mereka dapatkan melalui berbagai platform media sosial yang mereka miliki. Dengan demikian, kami berharap akan semakin banyak remaja yang bersemangat menjalankan pola hidup sehat,” tambah Dewinta. Pelatihan intensif juga melibatkan guru-guru yang nantinya akan berperan sebagai trainer bagi siswa perwakilan sekolah. Program Train for Trainer ini juga bisa para guru manfaatkan untuk memaksimalkan materi olahraga di kurikulum sekolah mereka.

Program Director Combi Run Academy dan pendiri komunitas lari IndoRunners, Yasha Chatab menambahkan, “Dengan hadirnya Combi Run Academy, kami semakin antusias berkolaborasi dengan Combiphar dalam menjalankan pelatihan intensif ini. Sesi bootcamp menghadirkan suasana yang berbeda dan memungkinkan para peserta untuk lebih fokus meningkatkan kemampuan berlarinya. Lebih dari itu,  para peserta juga berkesempatan berkumpul dengan sesama peminat olahraga lari sehingga bisa lebih termotivasi untuk berprestasi, terutama menghadapi fase kompetisi nanti.”

Combiphar menjalankan CRA berdasar pada tiga pilar utama, yaitu 1) School Engagement – kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah mengenai edukasi pola hidup sehat sejak dini dalam rangkaian kegiatan Combi Hope Healthy Living Education, 2) School Training – selain running bootcamp, pilar ini dilaksanakan dalam bentuk group run, yaitu beberapa sesi latihan berkelompok di bawah pengawasan para pelatih dari IndoRunners untuk semaki memantapkan teknik berlari para siswa-siswi, dan 3) School Competition -  tahap pengaplikasian teori dan training yang telah didapatkan; para siswa mengusung nama sekolah masing-masing untuk bersaing sportif dalam beberapa ajang lari terkemuka – dengan Combi Run 2019 menjadi kompetisi puncak. 

Combi Run Academy merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang merangkul dua bidang sekaligus: 1) ranah olahraga yang terealisasi dalam bentuk ajang Combi Run (lari), Combiphar Players Championship (golf), Combiphar Tennis Open (tenis), dan 2) non-olahraga, yakni Combi HOPE Healthy Living Education.

Berita Terkait
Sukses Jadi Pionir, Combiphar Lanjutkan Program Edukasi Lari Combi Run Academy 2019

Jakarta, 29 Januari 2019 - Kembali menegaskan komitmen Championing a Healthy Tomorrow, Combiphar, perusahaan lokal consumer healthcare terdepan di Indonesia, kembali hadirkan program edukasi lari Combi Run Academy (CRA) 2019 guna membantu menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat. Digagas sejak 2018, penyelenggaraan kedua CRA tahun ini melibatkan siswa-siswi serta para guru dari 15 SMA di area Jakarta dan sekitarnya.

“Remaja yang positif secara pola pikir dan fisik berpotensi tumbuh menjadi individu dewasa yang sehat. Di Combiphar, kami percaya, untuk membantu menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, dibutuhkan usaha sejak dini, sekecil apapun. Karenanya, pada tahun 2018, kami melahirkan Combi Run Academy untuk mengajak remaja Indonesia semakin membudayakan lari sebagai aktivitas fisik sederhana namun berdaya guna besar, untuk menunjang masa dewasa yang lebih sehat kelak,” ujar B. Dewinta Hutagaol, Head of Corporate Communications & Community Development Combiphar. Combi Run Academy merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang merangkul dua bidang sekaligus: 1) ranah olahraga, salah satunya terealisasi dalam bentuk ajang lari tahunan Combi Run, dan 2) non-olahraga, yakni Combi HOPE Healthy Living Education.

Pentingnya aktivitas fisik bagi remaja semakin diperkuat dengan temuan UNICEF “Adolescence, A Time That Matters” (2002); mengungkap bahwa 70% dari seluruh kematian pada kalangan dewasa, antara lain akibat penyakit jantung dan paru-paru, dapat dicegah melalui penerapan gaya hidup sehat sejak usia muda. “Selain tahun pertama kehidupan, usia remaja menjadi periode penting dalam masa tumbuh kembang manusia. Salah satu perkembangan paling signifikan terjadi pada prefrontal cortex di dalam otak yang berperan mematangkan kemampuan mengambil keputusan, mengembangkan kepribadian dan kemampuan bersosialisasi,” papar Dr. Sandi Perutama Gani, Medical Expert dari Combiphar. Perkembangan prefrontal cortex dipengaruhi hormon endorfin yang produksinya tak bisa lepas dari tiga elemen, yaitu gen Deleted in Colorectal Cancer (DCC), serta hormon dopamin dan hormon kortisol.

Sementara, untuk meningkatkan produksi hormon endorfin guna menunjang perkembangan prefrontal cortex, aktivitas fisik rutin menjadi kunci. “Lari menjadi salah satu kegiatan fisik yang direkomendasikan bagi remaja. Mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun, di manapun dan kapanpun, lari teratur mampu menekan rasa gelisah dan depresi. Dari sisi manfaat fisik, lari juga meningkatkan kesehatan musculoskeletal, kebugaran kardiorespirasi, kesehatan jantung, mengurangi risiko kenaikan berat badan, dan membangun ketahanan tubuh untuk olah raga berdampak tinggi seperti bola basket dan sepak bola,” lanjut Dr. Sandi. Sebuah penelitian mengungkap bahwa berlari 30 menit secara rutin selama 5 hari dalam 3 pekan terbukti membantu remaja mendapatkan waktu tidur yang lebih berkualitas, dan membuat lebih fokus dalam meningkatkan pencapaian akademis.

Keunggulan lari bagi kalangan muda tersebut semakin meneguhkan tekad Combiphar menggagas Combi Run Academy. Pada penyelenggaraan kedua tahun ini, CRA 2019 melibatkan 15 sekolah menengah atas di area Jakarta dan sekitarnya. Sebagai inisiatif yang berkelanjutan, Combiphar telah menyusun program CRA secara terstruktur yang terbagi ke dalam tiga pilar besar: 1) School Engagement – kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah mengenai edukasi pola hidup sehat dalam rangkaian kegiatan Combi Hope Healthy Living Education , 2) School Training – pelatihan intensif bagi para siswa mengenai teknik berlari secara menyeluruh, baik secara teori maupun praktik yang dikemas dalam acara boot camp menarik, dan 3) School Competition -  tahap pengaplikasian teori dan training yang telah didapatkan; para siswa mengusung nama sekolah masing-masing untuk bersaing sportif dalam beberapa ajang lari terkemuka – dengan Combi Run 2019 menjadi ajang lari puncak bagi mereka. 

“Menyasar pelajar, Combi Run Academy merupakan program unik yang menjadi pembeda dari Combiphar, yang bertujuan untuk melahirkan generasi muda yang sehat sekaligus berprestasi di bidang olahraga lari.  Dalam menjalankan program ini,  kami bermitra dengan komunitas  lari terpercaya agar para peserta tak hanya mendapatkan teori dan teknik lari, tetapi juga dapat mempraktikkannya dengan tepat. Lebih lanjut, kami berharap, lewat CRA akan lahir bibit-bibit penggiat lari Indonesia yang berprestasi,” jelas Dewinta. Dalam pelaksanaan Combi Run Academy, Combiphar berkolaborasi dengan IndoRunners, komunitas independen penggemar lari terbesar di Indonesia.

“Kami senang bisa terlibat kembali dalam Combi Run Academy. Semakin bangga lagi menyadari bahwa kami dapat ikut memberikan kontribusi pada para remaja Indonesia untuk semakin membudayakan pola hidup sehat dan positif, baik fisik maupun mental, salah satunya berkat aktivitas lari. Semoga mereka bisa terus menerapkan lari sebagai kebiasaan, menularkannya kepada sesama dan generasi muda selanjutnya, serta membawanya menjadi bagian dari pola hidup mereka hingga dewasa nanti,” ungkap Yasha Chatab, pendiri IndoRunners dan Program Director CRA 2019.

Tak hanya berfokus pada siswa dan sekolah peserta CRA 2019, Combiphar juga mengusung kampanye digital #KejarSampeDapet untuk menyebarkan edukasi pentingnya aktivitas fisik, terutama lari, kepada generasi muda Indonesia. Combi Run Academy dan beberapa inisiatif keolahragaan lain seperti Combiphar Players Championship, Combiphar Tennis Open dan Combi Run, telah menjadi komitmen dan realisasi tanggung jawab sosial perusahaan yang akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.

 

Berita Terkait
OBH Combi Meraih Penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2019

Jakarta, 25 Maret 2019 - Pada bulan ke-3 di 2019 ini, OBH Combi telah meraih penghargaan kembali sebagai Obat Batuk yang eksis dan terpercaya di dunia digital melalui Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2019 yang diselenggarakan oleh TRAS N CO Indonesia. Senior Brand Manager, Anastasia Desy, menerima penghargaan tersebut pada hari Senin, 25 Maret 2019 di Hotel Shangri-La Hotel, Jakarta.

Terpilihnya kembali OBH Combi untuk menerima penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award menandakan bahwa brand ini merupakan merek yang populer, sering dicari, serta dibicarakan oleh konsumen khususnya di ranah digital. Dinamisnya dunia digital saat ini menuntut berbagai brand untuk berlomba-lomba meraih kepercayaan netizen dengan cepat beradaptasi, membuat konten yang kreatif, serta konsisten berkomunikasi di dunia digital. Sehingga, bertahan dan berkarya di ranah digital bahkan sampai meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2019 merupakan sesuatu yang patut dibanggakan.

Selamat kepada OBH Combi!

 

Berita Terkait
Combiphar meraih HR Excellence Award 2019

Jakarta, 10 April 2019 - HR Excellence Award merupakan salah satu penghargaan terbaik bidang Sumber Daya Manusia di Indonesia yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh Majalah SWA sejak tahun 2010. Pada penyelenggarannya tahun ini, Majalah SWA bekerjasama dengan Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia dalam melakukan assessment dan pemeringkatan.

Tahun ini, tim Human Capital Division Combiphar berpartisipasi dalam penghargaan HR Excellence Award dan proses seleksi dimulai pada Desember 2018. Diikuti oleh 44 Perusahaan, panitia melakukan seleksi tahap pertama untuk memilih 40 Perusahaan, dimana seluruh peserta terpilih diundang untuk memberikan presentasi di hadapan 6 juri yang terdiri dari berbagai kalangan akademisi dan praktisi. Sesi presentasi yang dilakukan pada Maret 2019 di Kampus Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia terbagi dalam beberapa kategori industri, yaitu BUMN, Financial Services, Manufaktur dan Non-Financial Services, Start-up Business dan Technology.

Terdapat 7 kategori dalam penghargaan tahun ini, yaitu Learning & Development, Recruitment Strategy, HR Transformation, HR Technology, Retention Strategy, Compensation & Benefit Strategy, dan Performance Management. Combiphar memutuskan untuk berkompetisi dalam kategori Learning & Development.

Berhasil melalui proses seleksi yang ketat, pada  10 April 2019 di Hotel Shangri-La, Combiphar mendapatkan penghargaan dengan Rating A di HR Excellence Award 2019. Penganugerahan ini dihadiri oleh Pak Biantoro Wanandi dan Pak Hamadi Wijaya selaku Komisaris, Pak Wong Pao Njan mewakili Board of Director, Dewinta Hutagaol dan Junior Norris Marpaung mewakili CCCD serta Ibu Alexandra Aprilina, Reno Rafly, Levis Sasrahadi dan Lilis Mariani Aritonang mewakili HCD.

Pencapaian ini merupakan apresiasi nyata dari komitmen perusahaan yang terus berfokus dalam mengembangkan talenta-talenta Combi-ers di seluruh lini perusahaan. Terima kasih atas dukungan, kerja keras serta konsistensi dari seluruh rekan-rekan! 

Berita Terkait
Insto & OBH Combi Raih Penghargaan WOW Brand 2019
Jakarta -  Combiphar kembali menambahkan deretan prestasi melalui brand Insto dan OBH Combi. Pengakuan atas keberhasilan kedua brand ini datang dari Indonesia WOW Brand 2019 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Insight. Insto mendapatkan penghargaan Gold Champion di kategori Eye Drop, sedangkan OBH Combi Dewasa mendapatkan mendapatkan Silver Champion untuk kategori Adult Cough  & Flu Remedies. Penghargaan ini diterima oleh Melyana - Associate Brand Manager dan Lia Anggreini Munthe Product Executive pada tanggal 14 Maret 2019 di Ballroom Raffles Hotel, Jakarta.
 
Untuk mendapatkan predikat "WOW", sebuah brand tidak cukup hanya dengan dikenal saja, tetapi juga harus menjadi brand yang direkomendasikan oleh orang lain atau sampai pada tahap advocacy. Pemenang dipilih melalui proses pertimbangan yang intense terhadap 300 merek nasional dan internasional berdasarkan kategori dan sub-kategori di klasifikasi industri masing-masing.
 
Selamat kepada Insto & OBH Combi!
 
 
Berita Terkait
Kampanye OBH Combi #BeatTheLimit Mengantarkan Combiphar ke Berbagai Ajang Penghargaan

Kampanye OBH Combi #BeatTheLimit berhasil mengantarkan Combiphar menjadi lebih dikenal di kancah lokal maupun global. Selain terpilih dalam kategori shortlisted di Citra Pariwara 2018 lalu, kampanye #BeatTheLimit juga telah menorehkan prestasi di Mindshare Global’s Performance Campaign Award. Pada ajang ini, Combiphar (Indonesia) meraih posisi 3 besar, setelah Uniqlo (Cina) dan Unilever (Irlandia).

Mindshare adalah bagian dari GroupM (Group WPP) yaitu perusahaan media iklan terbesar di dunia. Sedangkan Mindshare Global’s Performance Campaign Award merupakan ajang penghargaan bergengsi untuk menilai suatu marketing campaign berdasarkan beberapa parameter, yaitu : business result, originality of idea, dan execution.

Kolaborasi dan sinergi yang baik antara tim brand dan tim agency telah menghasilkan karya yang luar biasa.

Kampanye #BeatTheLimit  tidak hanya memperkuat brand image OBH Combi, namun juga semua brand yang telah berpartisipasi dalam Asian Games 2018 lalu (Insto, Uricran, Jointfit, Smecta, Osteopor dan Hezandra) dan tentu saja korporasi Combiphar.

Ayo kita lanjutkan dan sebarkan semangat #BeatTheLimit ini untuk mengalahkan segala batasan!

Berita Terkait
Combi Hope Women’s Empowerment Berikan Pembekalan “Digital Parenting” pada Pengrajin Circa HandMade
Tunda Osteoarthritis Sejak Dini - COMBI HEALTH FORUM

Healthy Living Education

Lihat aktivitas di tahun
Eye Mo Philipine Raih The Philippines Best Quality Brand Award 2018
Filipina, Desember 2016 - Untuk pertama kalinya, Eye Mo yang diluncurkan kembali di Filipina pada bulan Desember 2016 lalu, mendapatkan penghargaan lokal The Philippines Best Quality Brand Awards 2018.
 
Penghargaan ini diberikan oleh The Philippines Jurnal Group kepada Eye Mo Philippines atas keberhasilan kampanye  Eye Mo Philippines #REDvolution.
 
Kampanye Eye Mo Philippines #REDvolution dikenal akan keberhasilan digital marketing dengan pembuatan film dokumenter yang khusus fokus pada generasi millennial. Kampanye REDvolution  juga secara konsep digunakan untuk mendidik masyarakat Filipina, khususnya kaum millennial, akan pentingnya kesehatan mata.
 
The Philippines Best Quality Brand Awards 2018 adalah sebuah penghargaan yang diberikan oleh the Philippines Journal Group, yang memberikan apresiasi untuk merek, produk  & service yang dianggap luarbiasa di Filipina.
Dengan metode pengukuran fitur & atribut merek cukup kuat di pasar,merek memiliki pasar & identitas perusahaan, memiliki market tersendiri, memiliki ulasan yang baik dari consumer nya, serta emmiliki reputasi yang baik di mata consumer sampai dengan saat ini
 
Selamat kepada Eye Mo Philippines dan Combiphar atas prestasi ini !
Berita Terkait

Halaman

Follow us and stay up to date on the latest news

SUBSCRIBE

PRODUK KAMI

Mitra

HUBUNGI KAMI

Senin – Jumat: 08:00 – 17:00
0800-1-800088 (Bebas Pulsa)
0818 06 800088 (sms & whatsapp)
@CombiCareCenter
51F0B55B / COMBICC