Sudah Sehatkah Diet Anda?

Diet bukan berarti mengurangi makan atau berlapar-lapar untuk dapat merampingkan tubuh, tetapi mempunyai arti mengatur makan. Berbagai macam diet yang kita kenal, yaitu diet rendah kalori untuk menurunkan berar badan, diet energi tinggi protein tinggi untuk meningkatkan berat badan atau pemulihan dari sakit. Ada lagi diet DM untuk penyandang diabetes melitus, diet rendah lemak untuk menurukan kadar kolesterol darah. Nah, untuk orang sehat, seperti apa dietnya?
Diet untuk orang sehat yang dianjurkan yaitu diet gizi seimbang berdasarkan piramida makanan. Prinsipnya adalah mengonsumsi makanan sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral sesuai kebutuhan. Bahan makanan sumber karbohidrat, contohnya adalah nasi, kentang, roti, mie, ubi, singkong, dan lain-lain, adalah yang dianjurkan terbanyak dikonsumsi. Urutan kedua yang dianjurkan dikonsumsi dalam jumlah banyak adalah sayur dan buah, sebagai sumber vitamin dan mineral. Protein sangat dibutuhkan untuk mengganti sel yang rusak, pertumbuhan, membentuk hormon, enzim dan lain-lain, yang dianjurkan ada dalam makanan dalam jumlah tidak sebanyak karbohidrat. Lemak, merupakan makanan yang dianjurkan dikonsumsi dalam jumlah minimal, sebab lemak secara otomatis telah diasup ketika mengonsumsi protein, karbohidrat atau sayur/buah.
Diet sehat juga harus memerhatikan variasi makanan yang dikonsumsi agar tubuh terpenuhi zat gizinya secara lengkap. Tidak ada jenis makanan yang sempurna tetapi setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang bervariasi. Jika makanan dikonsumsi secara beragam berarti kelebihan zat gizi dari satu makanan akan dilengkapi oleh makanan lain.
Jadwal makan merupakan salah satu syarat diet sehat. Jadwal makan bisa berbeda-beda tergantung aktivitas sehari-hari. Untuk Anda yang beraktifitas siang hari, dianjurkan makan 2x sehari ditambah selingan 2-3x perhari. Untuk yang mempunyai aktifitas rutin malam hari, frekuensi makan tidak berbeda, hanya saja jam makannya yang disesuaikan. Menghilangkan jadwal makan ternyata tidak akan berhasil menurunkan berat-badan, melainkan mengganggu kesehatan. Terlebih lagi, menghilangkan sarapan berefek meningkatkan berat badan, penyebabnya adalah sarapan yang dihilangkan biasanya akan diganti cemilan yang jumlah kalorinya tidak dapat dinilai sementara rasa kenyang juga tidak didapat. Nah, sudah sehatkah diet Anda?

Berita Terkait

Follow us and stay up to date on the latest news

SUBSCRIBE

PRODUK KAMI

Mitra

HUBUNGI KAMI

Senin – Jumat: 08:00 – 17:00
0800-1-800088 (Bebas Pulsa)
0818 06 800088 (sms & whatsapp)
@CombiCareCenter
51F0B55B / COMBICC