Pentingnya Reduce, Reuse dan Recycle

Reduce, Reuse, Recylce, 3R. 3 kata ajaib yang harus terus diingat dan dilakukan oleh semua orang di bumi ini, agar bumi tetap lestari .Mulai dari bayi, anak hingga orang dewasa, melakukan kegiatan yang menghasilkan sampah. Sehingga konsep 3R sebaiknya di ajari kepada anak sedari dini juga dilakukan oleh semua orang.

Dalam website Departmen Pekerjaan Umum (https://www.pu.go.id), dijelaskan saat ini sampah dikelola dengan sistem; kumpul, angkut dan buang. Lalu setelah itu sampah dikendalikan dengan tehnologi Sanitary Landfill yaitu gali lobang sedalam 15 – 20 meter lalu dilapisi geoplasic agar sampah tidak merembes kedalam tanah dan menyebar ke bagian lain. Lalu pada bagian bawahnya dibuat saluran air agar cairan dari sampah bisa dikendalikan. Selanjutnya sampah dimasukkan hingga setinggi maksimal 2 meter lalu di timbun tanah .Terus menerus dibuat lapis berlapis antara sampah dan tanah hingga mencapai batas maksimum 15 meter dan dibiarkan beberapa tahun hingga mencapai waktu yang aman sehingga lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain. Namun dalam kota besar seperti Jakarta dan Bandung, lahan luas menjadi kendala. Sehingga pemerintah hanya membiarkan sampah tertumpuk secara terbuka.

Mengingat sampah menjadi isu yang cukup penting bagi semua kota, mari kita mengubah pola hidup dan menerapkan pola Reduce, Reuse dan Recycle.

1. Reduce : Meminimalkan / Mengurangi

- Gunakan tas belanja yang bisa digunakan kembali atau kombinasikan tas plastik dari swalayan dengan kardus, sehingga pengggunaan plastik menjadi minim.

- Pilih produk yang tersedia refil (isi ulang) seperti sabun cuci tangan, sabun mandi dan shampo.

- Matikan TV ketika tidak di tonton, ac setelah tidak digunakan dan ketika pagi datang, matikan lampu dan nyalakan seperlunya.

- Gunakan air seperlunya. Hemat air, Hematuang. Ada beberapa daerah yang air nya menggunakan PAM (Perusahaan Air Minum), sehingga penggunaan air dihitung berdasarkan pemakaian lalu dibayar setiap bulannya.

2. Reuse : Gunakan Kembali

Kunci dalam reuse adalah kreatifitas dan melihat dari sisi lain kegunaan sebuah benda

- Refashion. Adalah salah 1 tren fashion yang mengusung konsep reuse. Dan Healthy people pun dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Modalnya kreatifitas dan tukang jahit langganan. Punya jeans yang sudah robek-robek? Mengapa tidak mengubahnya menjadi rok. Cara nya? Lihat video ini: https://www.youtube.com/watch?v=T8R5o2gWjb8

- Pilah pilih. Pilah mana baju Healthy People yang masih layak pakai dan bisa di sumbangkan dan mana yang tidak. Untuk yang tidak bisa ,gunakan sebagai kain lap untuk bebersih rumah.

- Batang pohon bisa Healthy People gunakan sebagai alas peninggi kue ketika ada acara di rumah. Cara pembuatannya, lihat di sini: http://www.athomeonthebay.com/2013/12/diy-5-minute-birch-cake-stand.html

- Kain seprei yang lama, bisa dipergunakan kembali menjadi sarung bantal atau kain gorden dapur.

- Fungsikan botol-botol kaca bekas saos tomat, sambal menjadi vas bunga cantik dengan di cat kembali, Caranya , lihat di sini : http://www.brit.co/diy-basics-beer-bottle-bud-vases/

3. Recycle : Daur Ulang (Olah Sampah Menjadi Sesuatu Yang Baru)

- Kertas daur ulang. Kertas yang tidak terpakai, di campur beberapa bahan lalu

- Sampah plastik kemasan rumah tangga seperti sabun cuci piring, sabun colek

- Sampah kardus pun juga bisa diolah menjadi berbagai barang seperti laptop diolah dan hasilnya kertas bertekstur unik.atau botol minuman bisa dibuat menjadi tas, paying serta masih banyak lagi barang kerajinan. stand, lampu belajar hingga Handphone stand.

Semoga dengan adanya kesadaran diri dari masing-masing orang, bumi kita pun akan tetap hijau dan lestari. Save green.

Berita Terkait

Follow us and stay up to date on the latest news

SUBSCRIBE

PRODUK KAMI

Mitra

HUBUNGI KAMI

Senin – Jumat: 08:00 – 17:00
0800-1-800088 (Bebas Pulsa)
0818 06 800088 (sms & whatsapp)
@CombiCareCenter
51F0B55B / COMBICC