Diet makanan mentah, kenapa tidak?

Diet makanan mentah atau dikenal dengan diet raw food, tidak melibatkan proses pengolahan makanan. Bahan makanan yang tergolong raw food adalah buah, sayur, kacang, biji dan makanan organik. Agar tidak bosan, ada banyak resep menarik yang bisa diolah seperti: kue, burger, biskuit dan smoothies.

Ketika makanan dimasak, masakan tersebut akan memproduksi nutrisi seperti beta karoten dan likopen serta membunuh bakteri yang menyebabkan keracunan. Sehingga diet raw food menganjurkan untuk mengonsumsi makanan secara mentah sehingga nutrisi dan enzim alami pada makanan tetap terjaga. 

Karena enzim akan membantu pencernaan dan melawan penyakit kronis. Enzim ini dapat menyembuhkan sakit kepala, alergi bahkan membantu pasien yang terkena stroke untuk kembali fit. Efek lainnya adalah kulit tampak lebih sehat, awet muda serta berat tubuh pun menurun seiring berjalannya waktu. 

Jika Healthy People tidak menyukai makanan yang dingin, makanan dapat dihangatkan maksimal 47 derajat celsius. Ketika melakukan diet raw food, ingatlah bahwa kamu berisiko kekurangan protein, zat besi, kalsium, vitamin dan mineral. Sehingga disarankan untuk mengganti zat serta vitamin yang hilang dengan suplemen vitamin tambahan. Selain itu, jagalah kebersihan bahan makanan dengan mencuci yang bersih serta menyimpan di wadah kedap udara. Karena risiko keracunan dalam diet raw food, sehingga wanita hamil, anak-anak serta orang lanjut usia (lansia), orang dengan daya tahan tubuh lemah dan berpenyakit ginjal tidak disarankan untuk menjalankan diet ini.

Berita Terkait

Follow us and stay up to date on the latest news

SUBSCRIBE

PRODUK KAMI

Mitra

HUBUNGI KAMI

Senin – Jumat: 08:00 – 17:00
0800-1-800088 (Bebas Pulsa)
0818 06 800088 (sms & whatsapp)
@CombiCareCenter
51F0B55B / COMBICC